Jual IPAL Puskesmas Fiberglass

IPAL skala kompak untuk puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, dengan kebutuhan lahan dan daya yang lebih kecil dari IPAL rumah sakit.

Harga mulai Rp 25 juta untuk kapasitas 5–10 m³/hari (indikatif). Lihat tabel harga IPAL

IPAL Puskesmas

Ringkasan

TentangIPAL Puskesmas

IPAL Puskesmas (Instalasi Pengolahan Air Limbah Puskesmas) merupakan sistem pengolahan untuk air limbah dari berbagai aktivitas pelayanan kesehatan, seperti ruang pemeriksaan, laboratorium, toilet, ruang tindakan, dan fasilitas penunjang lainnya. Air limbah fasilitas kesehatan dapat mengandung bahan organik, padatan tersuspensi, deterjen, minyak, serta kontaminan lainnya. Pengolahan yang tepat diperlukan untuk menjaga kualitas lingkungan dan memenuhi persyaratan baku mutu air limbah yang berlaku. Keunggulan IPAL Puskesmas PT. Toyoda Fiber Indonesia PT. Toyoda Fiber Indonesia menyediakan solusi IPAL Puskesmas menggunakan tangki fiberglass (FRP) yang kuat, tahan korosi, dan dapat disesuaikan dengan kapasitas serta kondisi lahan proyek. • Tangki fiberglass/FRP kuat dan tahan korosi. • Kapasitas disesuaikan dengan kebutuhan fasilitas kesehatan. • Desain menyesuaikan kondisi dan luas lahan. • Dapat dilengkapi blower, diffuser, pompa, filter, dan sistem klorinasi. • Perawatan relatif mudah. • Cocok untuk Puskesmas, klinik, laboratorium, dan fasilitas kesehatan lainnya. • Dirancang dengan mempertimbangkan baku mutu air limbah yang berlaku. Proses Pengolahan IPAL Puskesmas Sistem IPAL dapat terdiri dari screening, ekualisasi, pengolahan biologis/aerob, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi. Setiap tahapan membantu mengurangi kandungan pencemar sebelum air hasil olahan dialirkan ke lingkungan. Solusi IPAL Puskesmas PT. Toyoda Fiber Indonesia melayani kebutuhan IPAL mulai dari konsultasi, perencanaan, fabrikasi tangki fiberglass, instalasi hingga commissioning sesuai kebutuhan proyek.

Cocok digunakan untuk

  • Puskesmas rawat jalan dan rawat inap
  • Pustu dan poskesdes dengan layanan tindakan
  • Klinik desa dan balai pengobatan

Spesifikasi

Material
FRP / GRP (Fiberglass Reinforced Plastic)
Teknologi
Biofilter anaerob–aerob + disinfeksi
Skala
Fasilitas kesehatan tingkat pertama, rawat jalan dan rawat inap terbatas
Kebutuhan lahan
Kompak, dapat ditanam di area parkir atau halaman belakang
Acuan baku mutu
Permen LHK P.68/2016
Sertifikasi
ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, TKDN, SNI

Regulasi

Kewajiban IPAL bagi Puskesmas

Puskesmas adalah fasilitas kesehatan, sehingga limbah cairnya diatur seperti fasilitas kesehatan lain, meski skalanya kecil. Kebutuhan IPAL biasanya muncul saat pembangunan baru, renovasi, atau persiapan akreditasi.

Standar prasarana puskesmas

Permenkes No. 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas memasukkan sistem pengelolaan limbah sebagai bagian dari prasarana puskesmas.

Baku mutu fasilitas pelayanan kesehatan

Permen LH No. 5 Tahun 2014 memuat baku mutu air limbah bagi fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas.

Akreditasi puskesmas

Penilaian akreditasi memeriksa pengelolaan limbah, termasuk keberadaan IPAL dan catatan pemantauan efluennya.

Pengadaan pemerintah

Pengadaan IPAL puskesmas umumnya mengikuti mekanisme pengadaan barang/jasa pemerintah. Siapkan spesifikasi teknis yang jelas sejak tahap perencanaan anggaran.

Kapasitas

Cara Menghitung KapasitasIPAL Puskesmas

Puskesmas rawat jalan dan rawat inap punya pola limbah yang berbeda. Perhitungan paling akurat berasal dari pemakaian air, bukan dari luas bangunan.

  1. Catat jumlah kunjungan pasien per hari dan jumlah tempat tidur bila ada layanan rawat inap.
  2. Ambil pemakaian air bersih dari meteran atau tagihan air beberapa bulan terakhir.
  3. Hitung debit limbah sekitar 80% dari pemakaian air. Buangan laboratorium yang mengandung bahan kimia dipisahkan sebagai limbah B3.
  4. Pilih unit dengan cadangan untuk rencana peningkatan layanan, misalnya penambahan rawat inap.

Contoh perhitungan

Kunjungan per hari
100 pasien
Pemakaian air (meteran)
5 m³/hari
Debit limbah (80%)
4 m³/hari
Kapasitas IPAL dipilih
± 5 m³/hari

Contoh ilustrasi, bukan desain. Kapasitas final ditentukan setelah survei dan pengecekan data pemakaian air.

Proses

Tahapan ProsesPengolahan

Rangkaian unit yang dilalui air limbah pada sistem IPAL Puskesmas, dari masuk hingga siap dibuang.

  1. Bak penampung awal

    Menampung limbah dari ruang tindakan, kamar mandi, dan wastafel, meratakan debit yang memuncak pada jam layanan pagi.

  2. Anaerob

    Penguraian organik tanpa oksigen pada media kontak, menurunkan BOD dengan konsumsi energi minimal.

  3. Aerob

    Aerasi dengan blower berdaya kecil, disesuaikan dengan debit puskesmas yang jauh di bawah rumah sakit.

  4. Disinfeksi

    Klorinasi sebelum efluen dibuang, menurunkan kandungan mikroorganisme patogen.

Baku mutu

Target KualitasEfluen

Sistem dirancang agar air hasil olahan memenuhi baku mutu air limbah domestik sesuai Permen LHK No. P.68 Tahun 2016. Baku mutu daerah dapat menetapkan angka yang lebih ketat.

ParameterSatuanBaku mutu
pH—6,0 – 9,0
BODmg/Lmaks. 30
CODmg/Lmaks. 100
TSSmg/Lmaks. 30
Minyak & Lemakmg/Lmaks. 5
Amoniakmg/Lmaks. 10
Total ColiformMPN/100 mLmaks. 3.000

Alur kerja

ProsesPemesanan

  1. Konsultasi & data awal

    Anda kirim jenis usaha, jumlah pengguna atau pemakaian air, dan lokasi. Kami hitung kapasitas awal.

  2. Survei lokasi

    Tim teknis mengecek lahan, jalur pembuangan, muka air tanah, dan akses kendaraan pengiriman.

  3. Desain & penawaran

    Skema proses, dimensi tangki, dan daftar komponen disusun menjadi penawaran tertulis.

  4. Produksi di pabrik

    Tangki FRP difabrikasi di pabrik Kosambi, Tangerang, lalu dikirim siap pasang.

  5. Instalasi & uji

    Pemasangan di lokasi, commissioning, lalu serah terima unit beserta panduan perawatannya.

FAQ

Pertanyaan SeputarIPAL Puskesmas

  • Apakah puskesmas wajib punya IPAL?

    Fasilitas pelayanan kesehatan yang menghasilkan air limbah diwajibkan mengelolanya sesuai ketentuan lingkungan hidup yang berlaku. Kewajiban dan perizinan spesifiknya dikonfirmasi ke dinas lingkungan hidup setempat.

  • Berapa luas lahan yang dibutuhkan?

    IPAL puskesmas berbentuk kompak dan umumnya ditanam, sehingga permukaan di atasnya masih dapat digunakan sebagai jalur pejalan kaki atau taman. Kebutuhan luas pastinya mengikuti kapasitas yang dipilih.

  • Apakah sistem ini butuh operator khusus?

    Tidak perlu operator penuh waktu. Perawatan rutin berupa pengecekan blower, pembubuhan desinfektan, dan penyedotan lumpur secara berkala dapat dilakukan petugas sarana prasarana dengan pelatihan singkat.

  • Bagaimana jika listrik padam?

    Proses anaerob tetap berjalan tanpa listrik. Aerasi akan berhenti sementara; untuk pemadaman singkat sistem umumnya pulih sendiri, sedangkan untuk daerah dengan pemadaman panjang disarankan menyiapkan sumber daya cadangan.

  • Apa yang perlu disiapkan untuk pengadaan IPAL puskesmas?

    Spesifikasi teknis yang jelas: kapasitas, teknologi pengolahan, material tangki, komponen pendukung, dan lingkup instalasi. Spesifikasi ini membantu penyusunan anggaran dan perbandingan penawaran.

  • Apakah IPAL puskesmas bisa dipasang tanpa menghentikan layanan?

    Bisa. Unit FRP difabrikasi di pabrik, sehingga pekerjaan di lokasi relatif singkat dan dapat diatur di area yang tidak mengganggu alur pasien.

Kontak

Butuh IPAL Puskesmasuntuk proyek Anda?

Kirimkan kebutuhan kapasitas dan kondisi lokasi Anda. Tim teknis kami akan membantu menentukan spesifikasi dan menyiapkan penawaran.