Jual IPAL Laboratorium Fiberglass Tahan Korosi
Unit netralisasi dan IPAL fiberglass untuk laboratorium kimia, pengujian, pendidikan, dan klinik, dengan pemilahan limbah B3 sejak desain.
Harga mulai Rp 25 juta untuk kapasitas 5–10 m³/hari (indikatif). Lihat tabel harga IPAL

Ringkasan
TentangIPAL Laboratorium
Cocok digunakan untuk
- Laboratorium kimia dan pengujian
- Laboratorium quality control pabrik
- Laboratorium kampus, SMK, dan sekolah
- Laboratorium klinik dan diagnostik
- Laboratorium riset dan pengembangan
Spesifikasi
- Material
- FRP / GRP (Fiberglass Reinforced Plastic)
- Teknologi
- Penampung + netralisasi pH + pengolahan biologis atau fisika-kimia
- Ketahanan kimia
- Resin dipilih sesuai jenis asam, basa, dan pelarut encer
- Data awal yang dibutuhkan
- Daftar bahan kimia, debit air bilas, jumlah wastafel lab
- Unit pendukung
- Dosing netralisasi, pH meter, klorinasi untuk lab klinik
- Konfigurasi
- Kompak di bawah lantai atau unit yang dapat dipindahkan
- Sertifikasi
- ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, TKDN, SNI
Regulasi
Kapan Laboratorium Wajib Punya IPAL?
Laboratorium menghasilkan dua jenis limbah yang aturannya berbeda: air limbah yang boleh diolah di IPAL, dan limbah B3 yang harus dikelola terpisah. Desain IPAL yang benar memisahkan keduanya.
Limbah B3 tidak boleh ke IPAL
Pengelolaan limbah B3 diatur dalam PP No. 22 Tahun 2021. Pelarut, logam berat, dan reagen sisa wajib disimpan sementara dengan benar dan diserahkan kepada pengangkut dan pengolah berizin. Laboratorium fasyankes juga mengacu pada Permen LHK P.56/2015.
Baku mutu efluen
Air limbah laboratorium yang dibuang ke lingkungan harus memenuhi baku mutu. Laboratorium di rumah sakit dan klinik mengikuti baku mutu fasyankes dalam Permen LH No. 5 Tahun 2014; laboratorium lain mengikuti baku mutu kegiatan induknya atau baku mutu daerah.
Persetujuan teknis dan SLO
Bila efluen dibuang ke badan air, PP No. 22 Tahun 2021 mensyaratkan persetujuan teknis dan Surat Kelayakan Operasional. Data unit netralisasi dan IPAL menjadi lampiran pengajuannya.
Akreditasi dan audit
Akreditasi laboratorium dan audit lingkungan perusahaan sering memeriksa bukti pengelolaan limbah, termasuk pemilahan B3 dan catatan pemantauan efluen.
Kapasitas
Cara Menghitung KapasitasIPAL Laboratorium
Debit laboratorium kecil, sehingga ukuran unit lebih banyak ditentukan oleh fluktuasi pH dan waktu tinggal yang dibutuhkan untuk netralisasi, bukan oleh volume semata.
- Daftar bahan kimia yang dipakai rutin dan pisahkan mana yang wajib masuk penampungan B3.
- Hitung debit air bilas dari jumlah wastafel, frekuensi pencucian alat, dan data meteran air laboratorium.
- Tambahkan limbah domestik dari toilet dan pantry bila akan diolah di unit yang sama.
- Tetapkan volume bak penampung dan netralisasi dengan waktu tinggal yang cukup untuk pengecekan pH sebelum air diteruskan.
Contoh perhitungan
- Air bilas laboratorium
- 1 m³/hari
- Limbah domestik (20 staf, asumsi)
- 1 m³/hari
- Total debit
- 2 m³/hari
- Konfigurasi dipilih
- Bak netralisasi + IPAL kompak ± 3 m³/hari
Contoh ilustrasi, bukan desain. Konfigurasi final bergantung pada jenis bahan kimia dan hasil uji air limbah laboratorium Anda.
Proses
Tahapan ProsesPengolahan
Rangkaian unit yang dilalui air limbah pada sistem IPAL Laboratorium, dari masuk hingga siap dibuang.
Pemilahan di sumber
Pelarut, larutan logam berat, dan reagen pekat ditampung di jeriken B3 berlabel. Hanya air bilas dan cucian alat yang dialirkan ke IPAL.
Bak penampung
Menampung aliran dari wastafel laboratorium yang datang tidak menentu, sekaligus meredam lonjakan konsentrasi.
Netralisasi
pH dipantau dan disesuaikan dengan pembubuhan asam atau basa secara terukur sebelum air diteruskan.
Pengolahan lanjutan
Biofilter bila beban organik dominan, atau koagulasi–pengendapan bila padatan halus dominan. Limbah domestik toilet dan pantry dapat bergabung di tahap ini.
Disinfeksi dan bak kontrol
Klorinasi untuk laboratorium klinik dan diagnostik, lalu titik sampling efluen untuk pemantauan berkala.
Alur kerja
ProsesPemesanan
Konsultasi & data awal
Anda kirim jenis usaha, jumlah pengguna atau pemakaian air, dan lokasi. Kami hitung kapasitas awal.
Survei lokasi
Tim teknis mengecek lahan, jalur pembuangan, muka air tanah, dan akses kendaraan pengiriman.
Desain & penawaran
Skema proses, dimensi tangki, dan daftar komponen disusun menjadi penawaran tertulis.
Produksi di pabrik
Tangki FRP difabrikasi di pabrik Kosambi, Tangerang, lalu dikirim siap pasang.
Instalasi & uji
Pemasangan di lokasi, commissioning, lalu serah terima unit beserta panduan perawatannya.
FAQ
Pertanyaan SeputarIPAL Laboratorium
Apakah semua limbah laboratorium boleh masuk IPAL?
Tidak. Pelarut organik, larutan logam berat, sisa reagen pekat, dan bahan kimia kedaluwarsa termasuk limbah B3. Limbah ini ditampung terpisah dan diserahkan kepada pihak berizin. IPAL laboratorium dirancang untuk air bilas dan cucian alat, bukan untuk membuang bahan kimia.
Apa saja yang menentukan harga IPAL laboratorium?
Faktor utamanya jenis resin yang diperlukan untuk ketahanan kimia, ada tidaknya sistem dosing dan pH meter otomatis, kapasitas, kebutuhan disinfeksi, serta lokasi pemasangan (di bawah lantai, di luar gedung, atau unit portabel). Penawaran disusun setelah daftar bahan kimia dan debit diketahui.
Bagaimana IPAL untuk laboratorium kimia berbeda dari IPAL domestik?
IPAL laboratorium kimia selalu diawali bak penampung dan netralisasi, karena pH air bilas berubah tajam. Material tangkinya juga harus tahan asam dan basa. IPAL domestik tidak memiliki tahap ini dan bakterinya bisa mati bila menerima air bilas lab tanpa netralisasi.
Apakah ada IPAL portable untuk laboratorium?
Ada. Untuk laboratorium dengan debit kecil atau yang menempati gedung sewaan, unit netralisasi dan IPAL kompak dapat dibuat di atas rangka sehingga dapat dipindahkan bila laboratorium pindah lokasi.
Data apa yang diperlukan untuk desain IPAL laboratorium?
Daftar bahan kimia yang dipakai rutin, jumlah wastafel dan frekuensi pencucian alat, data meteran air, jumlah staf, serta lokasi yang tersedia untuk unit. Dari data ini kami menentukan resin, volume netralisasi, dan tahap pengolahan lanjutan.
Apakah netralisasi bisa dilakukan secara manual?
Untuk laboratorium dengan debit sangat kecil, netralisasi manual dengan pengecekan pH sebelum pembuangan masih memungkinkan, asalkan ada prosedur dan catatan yang jelas. Bila debit lebih besar atau pH sering berubah, sistem dosing dengan pH meter lebih andal karena tidak bergantung pada disiplin petugas.
Bagaimana dengan laboratorium sekolah dan kampus?
Laboratorium pendidikan umumnya memakai bahan kimia dalam jumlah kecil tetapi beragam, dan penggunanya berganti setiap praktikum. Selain bak netralisasi, yang paling penting adalah prosedur pemilahan limbah B3 yang jelas di setiap ruang praktikum, sehingga sisa larutan tidak dibuang ke wastafel.
Apakah laboratorium klinik memakai IPAL yang sama?
Prinsipnya sama, ditambah tahap disinfeksi karena limbahnya berpotensi infeksius. Bila laboratorium berada di dalam klinik atau rumah sakit, biasanya alirannya digabungkan ke IPAL fasilitas kesehatan setelah melalui netralisasi.
Bacaan
ArtikelTerkait
Jangkauan
IPAL Laboratoriumdi Kota Anda
Kontak
Butuh IPAL Laboratoriumuntuk proyek Anda?
Kirimkan kebutuhan kapasitas dan kondisi lokasi Anda. Tim teknis kami akan membantu menentukan spesifikasi dan menyiapkan penawaran.
